Rabu, 01 November 2017

SDLC (Systems Development Life Cycle)

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiipzJZcaEmTt5RPTmHGk_CniYm9dT9Vv2hskxwrM_Qpmt2rrQd92DhBIVWCkfNgaKVjGjSXT6bxNP5ot76bbGApVgmiTJKG1Fss5zkXv_-XhnamI1c6IvywuuNxRclrSIUWk6ug9anRiRV/s200/graphic_sdlc-300x296.pngSDLC (Systems Development Life Cycle)

SDLC adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap:
1. Analisis sistem, yaitu membuat analisis aliran kerja manajemen yang sedang berjalan
2. Spesifikasi kebutuhan sistem, yaitu melakukan perincian mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem dan membuat perencanaan yang berkaitan dengan proyek sistem
3. Perancangan sistem, yaitu membuat desain aliran kerja manajemen dan desain pemrograman yang diperlukan untuk pengembangan sistem informasi
4. Pengembangan sistem, yaitu tahap pengembangan sistem informasi dengan menulis program yang diperlukan
5. Pengujian sistem, yaitu melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat
6. Implementasi dan pemeliharaan sistem, yaitu menerapkan dan memelihara sistem yang telah dibuat
Siklus SDLC dijalankan secara berurutan, mulai dari langkah pertama hingga langkah keenam. Setiap langkah yang telah selesai harus dikaji ulang, kadang-kadang bersama expert user, terutama dalam langkah spesifikasi kebutuhan dan perancangan sistem untuk memastikan bahwa langkah telah dikerjakan dengan benar dan sesuai harapan. Jika tidak maka langkah tersebut perlu diulangi lagi atau kembali ke langkah sebelumnya. Kaji ulang yang dimaksud adalah pengujian yang sifatnya quality control, sedangkan pengujian di langkah kelima bersifat quality assurance. Quality control dilakukan oleh personal internal tim untuk membangun kualitas, sedangkan quality assurance dilakukan oleh orang di luar tim untuk menguji kualitas sistem. Semua langkah dalam siklus harus terdokumentasi. Dokumentasi yang baik akan mempermudah pemeliharaan dan peningkatan fungsi sistem

JENIS JENIS SDLC

·         Waterfall model

adalah suatu metodologi pengembangan perangkat lunak yangmengusulkan pendekatan kepada perangkat lunak sistematik dan sekuensial

·         Model RAD

adalah model proses pembangunan perangkat lunak yang tergolong dalamteknik bertingkat.

·         V model

adalah perluasan dari model waterfall. Jika dalam model waterfall proses dijalankansecara linear, maka dalam model v proses dilakukan bercabang.


·         Prototype model

adalah proses pembuatan model sederhana software yang mengijinkan pengguna memiliki gambaran dasar tentang program serta melakukan pengujian awal.

·         agile methods
adalah sekelomok metodologi pengembangan software yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang sama.


·         Analis sistem
adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunakdan sistem yang palingsesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan

·         Sistem software engineer

adalah Ilmu yang mempelajari tehnik pembuatan software yang baik dengan pendekatan tehnik

·         Rekayasa proses bisnis

adalah perancangan ulang secara pada proses bisnis yang berjalansaat ini dengan penekanan pada pengurangan biaya dan waktu siklus agar terjadi peningkatankepuasan pelanggan.

·         Spiral model
Adalah model proses software yang evolusioner yang merangkai sifat iterative dari prototype dengan cara control dan aspek sistematis dari model sekuensial linier













Tidak ada komentar:

Posting Komentar